Recent Movies
Tampilkan postingan dengan label Travelista. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Travelista. Tampilkan semua postingan

FOTO: Sabang Punya Alam Bawah Laut Kelas Dunia




photoshelter.com



Sebuah pulau di Aceh punya begitu banyak spot wisata air. Pulau Rubiah di ujung barat Indonesia memang terkenal memiliki alam bawah laut setara internasional.


Meski memiliki akses yang cukup mudah, belum banyak wisatawan yang sadar dengan keindahan alam bawah laut dari Pulau Rubiah. Dari Indonesia Travel, Kamis (18/4/2013), pulau ini memiliki spot diving yang akan membuat mata Anda terbelalak kagum.


Dari Pantai Iboih, pulau ini hanya berjarak 250 meter. Dulunya, pulau ini merupakan asrama Haji sebelum diberangkatkan ke Makkah. Setelah dipindahkan, kini pulau ini jadi destinasi wisata khususnya para pecinta alam bawah laut.


Taman Laut Rubiah atau Sea Garden of Rubiah memiliki luas sekitar 2.600 hektar dan smuanya cantik di sini. Yang paling cantik di sini adalah biota lautnya. Ikan-ikan yang besar dan warna-warni siap menggoda Anda dengan segala keindahannya.


Di sini hidup ikan warna-warni dan menarik seperti ikan macan atau ikan kakatua. Bentuknya yang besar dan warnanya yang menarik membuat para penyelam lupa diri. Belum lagi jika diving lebih dalam, akan menemukan banyak ikan seperti pari manta, hiu, penyu dan lain-lain.


Tak perlu kuatir jika tak memiliki lisensi diving. Karena di sini, ada banyak titik menyelam. Beberapa di antaranya aman diselami para pemula atau diver yang belum berpengalaman.


Jika tak ingin diving, kecantikan taman laut ini pun bisa dinikmati dengan cara snorkeling, atau glass bottom boat. Untuk menyewa alat snorkeling, dikenai harga sekitar Rp 40.000 per hari. Sedangkan untuk menyewa perahu dengan dasar kaca, bisa berharga Rp 300 ribu yang bisa dimuat hingga 12 orang satu perahu.


"Snorkeling di sini puas. Karena ikannya sudah terlihat, besar dan bagus," ungkap Sri, salah seorang turis yang pernah snorkeling di sana.


Sedangkan untuk diving, harga bisa bergantung ke mana, dan berapa lama Anda akan diving. Belum ada penginapan di pulau ini. Namun sudah ada beberapa warung makan yang bisa jadi tempat pengisi perut saat lapar setelah snorkeling atau diving.





realadventure.com



staticflickr.com



img
Anemon di bawah laut (Henie Heriyani/d'Traveler)



sciencespot.hu



semengresik diving club



photoshelter.com


(*/detiktravel/pelbagaisumber(foto)





Like ? Tweet :
Join ? Follow :

Di Aceh, 4 tempat Paling Menantang Andrenalin




TAK hanya soal kuliner, Aceh juga sarat dengan destinasi yang menantang. Siap-siap menguji nyali dan adrenalin Anda di 4 tempat Aceh ini. 





Ada arus sungai yang deras, arus laut yang kuat, hingga gua penuh kelelawar. Berani?





Bagi Anda yang gemar menguji adrenalin, buktikanlah di Aceh. Dari gunung, laut, hingga sungai, semuanya punya tantangan yang berbeda-beda dan menegangkan.



Disusun detikTravel, Berikut 4 tempat di Aceh untuk memacu nyali Anda:






Gua Loyang Karo yang terkenal (visitaceh.com)



4. Menjelajahi Gua Loyang Karo



Di Takengon, Aceh Tengah ada satu gua yang wajib Anda datangi. Gua ini letaknya berada di kaki Gunung Birahpanyang, dekat dengan Danau Laut Tawar.



Gua tersebut bernama Gua Loyang Karo yang terkenal dengan stalaktit dan stalagmit serta ribuan kelelawar!

Gua Loyang karo terletak di Desa Toweren, Kecamatan Laut Tawar, hanya 7 Km dari Kota Takengon.



Bebatuan gua serta stalaktit dan stalagmit menghiasi bagian dalam gua. Anda bisa berjalan hingga ke dalam gua sejauh 16 kilometer. Menurut sejarah, gua ini dulunya adalah tempat persembunyian Sultan Aceh dari kejaran Belanda.



Suasana gelap dan lembab langsung menyelimuti Anda saat memulai petualangan di Gua Loyang Karo. Siapkan senter dan sepatu yang nyaman untuk menjelajahi bagian dalam guanya. Selain itu, siap-siap bertemu banyak kelelawar di dalam gua ini.






Taman Nasional Gunung Leuser, (blogger)



3. Bertualang ke Taman Nasional Gunung Leuser



Taman Nasional Gunung Leuser merupakan salah satu taman nasional terbesar di Indonesia. Wilayahnya pun mencakup dua provinsi, yaitu Aceh dan Sumatera Utara. Taman Nasional ini mencakup utan bakau, hutan rawa, hutan hujan dataran rendah, dan hutan lumut.



Taman Nasional Gunung Leuser mencakup Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh Selatan, Aceh Tengah, Aceh Timur dan Aceh Singkil. Silakan mulai petualangan Anda dari tempat-tempat tersebut.



Bertualang ke Taman Nasional Gunung Leuser akan memberikan pengalaman tiada dua. Sepanjang jalan, ada banyak satwa yang dapat Anda jumpai. Ada kucing hutan, badak Sumatera, siamang, kera, aneka jenis reptil, hingga 325 spesies burung ada di sini. Tak ketinggalan, ada juga hewan yang dilindungi seperti gajah Sumatera, harimau Sumatera, dan masih banyak lagi.



Pepohonan yang lebat dan rimbun akan menemani Anda sepanjang perjalanan. Mau yang lebih menantang, cobalah mendaki Gunung Leuser setinggi 3.404 mdpl di sini. Perjalanannya dapat mencapai waktu 10 hari.



Untuk bertualang ke Taman Nasional Gunung Leuser, Anda harus mengantongi izin pihak taman nasional setempat. Jangan lupa untuk membawa pemandu lokal sebagai penunjuk jalan. Taman Nasional Gunung Leuser bukan sekedar hutan lebat, aneka flora dan fauna di dalamnya menjadi kejutan tersendiri untuk Anda.






Surfing di Semeulue (tripadvisor)



2. Surfing di Semeulue



Mau surfing di Aceh? Datanglah ke Pulau Simeuleu. Inilah pulau yang terletak kurang lebih 150 km dari lepas pantai barat Aceh. Tak hanya peselancar dalam negeri, peselancar dari Australia, Jerman, dan Perancis banyak di sini.



Ombak di sekitar Pulau Semeuleu memiliki ketinggian sekitar 5 meter. Tak hanya itu, arus lautnya pun juga kencang. Terang saja, pulau ini berhadapan langsung dengan Samudera Hindia.



Asyiknya lagi, Pulau Semeuleu masih alami dan bersih. Pulaunya pun masih belum ramai dikunjungi wisatawan, sehingga Anda bisa leluasa bermain mengarungi ombak di sini. Ada delapan lokasi untuk berselancar di sana, yaitu Matanurung Busung, Alus-alus, Nancala, Pulau Teupah, Pulau Batu Belayar, Pulau Mincau, La'ayon dan Salur.



Untuk tiba di Pulau Semeuleu, Anda bisa naik pesawat dari Jakarta ke Medan. Lalu, lanjut dari Medan ke Sinabang, ibu kota Simeulue. Beberapa resor tersedia di pulau ini. Kalau punya nyali, coba hadapi ombak-ombak di Pulau Semeuleu.







Arung jeram di Sungai Alas (tribun)



1. Arung jeram di Sungai Alas



Bersiaplah untuk arung jeram di Sungai Alas yang terletak di 165 km tenggara Kota Takengon, Aceh Tengah. Sungai ini mengalir langsung ke Samudera Hindia. Sehingga, sungai ini memiliki arus yang kuat! Tak hanya itu, jeram-jeram di Sungai Alas pun terkenal menegangkan.



Arus yang deras dan berkelok-kelok serta jeram-jeram yang menantang akan menguji keseimbangan Anda dan tim. Ditambah suasana hutan yang rimbun, Anda benar-benar bertualang di alam bebas. Sesekali, Anda bisa melihat satwa seperti rusa, monyet, atau burung-burung yang sedang minum di tepian sungai.








Grade Sungai Alas adalah 3-4. Dengan total perjalanan selama 6 jam, dijamin stamina akan terkuras. Bagi pemula, pengarungan Sungai Alas dimulai dari Muarasitulan di Kota Kutacane hingga Kota Gelombang. Sedangkan untuk yang profesional, Anda bisa mengambil rute yang lebih jauh, yaitu mulai dari Angusan dekat Blangkejeran. Berani?







Like ? Tweet :










Join ? Follow :











FOTO | Pulau Berspesies Unik, Kapal Besar Dilarang Masuk!





credit: ideivacanta 





Atol Aldabra di Seychelles adalah Situs Warisan Dunia UNESCO tidak hanya berbentuk sisa-sisa reruntuhan kota atau pemandangan indah. Atol atau pulau karang juga bisa menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO.





Seperti Atol Aldabra, yang merupakan atol terbesar kedua di dunia. Atol ini berada di kepulauan Aldabra di Samudra Hindia, yang merupakan bagian dari Kepulauan Seychelles. Pulau ini tidak dihuni dan sangat terisolasi.





Aldabra terdiri dari empat pulau kecil yang mengelilingi sebuah laguna dangkal yang besar dengan karang-karang koral diantaranya. Aldabra hanya dihuni beberapa jenis hewan unik, salah satunya kura-kura raksasa Aldabra dan spesies kepiting terbesar di dunia, kepiting kelapa.





Atol Aldabra menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO pada 19 November 1982. Area atol ini sangat dilindungi oleh Pemerintah Seychelles, karena memiliki flora dan dauna yang unik. Aldabra hanya terbuka sebagai tempat riset flora dan fauna. Pariwisata diperbolehkan di atol ini, namun hanya kapal kecil atau kapal ekspedisi yang boleh memasukinya.








inzocongo.net






seychellesprestige.com





Adalbra Atoll Seychelles
seychellesprestige.com




Adalbra Atoll Seychelles
eychellesprestige.com




Adalbra Atoll Seychelles
seychellesprestige.com





saveourseas





aicdn.com




oceanreportage.com






online.ua




le3correntitravel.com








Like ? Tweet :










Join ? Follow :











Friends

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. test - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger