Recent Movies

Ini Dia Pria Pengirim Paket Beracun ke Obama





Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) membekuk seorang pria asal Mississippi, Rabu, atas tuduhan pengiriman surat mencurigakan kepada Presiden Barack Obama dan seorang senator.



Pria bernama Paul Kevin Curtis ditangkap di rumahnya di Corinth, Mississippi, demikian keterangan dari FBI. Ia juga dicurigai mengirimkan surat serupa kepada seorang pejabat pengadilan di Mississippi.



Para petugas mengatakan tuntutan yang bisa dikenakan kepada Curtis termasuk pengiriman surat yang bersifat mengancam, menciptakan serangan beracun palsu, hingga pengiriman surat dengan materi yang bisa membunuh seseorang.



Sejumlah laporan terkait pengiriman surat atau bingkisan mencurigakan muncul menyusul laporan mengenai surat yang ditujukan kepada Obama. Namun, sebagian besar laporan tersebut terbukti palsu.



Polisi yang bertugas di Gedung Kongres AS menyelidiki keberadaan paket mencurigakan yang ditemukan di dua gedung Senat yang berbeda, dan menutup kawasan itu. Selain itu, sejumlah anggota parlemen, termasuk senator Demokrat asal Michigan, Carl Levin dan senator Republik asal Arizona, Jeff Flake, mengatakan telah menerima paket atau surat mencurigakan di kantor mereka di negara bagian masing-masing.



Kabar mengenai surat yang ditujukan kepada Presiden Obama muncul setelah petugas menemukan racun risin dalam surat yang dikirimkan kepada Senator Roger Wicker. Surat kepada presiden diterima pada Selasa di sebuah fasilitas pengecekan surat terpencil.



Surat-surat itu terbukti positif mengandung racun risin





Tidak banyak yang diketahui mengenai surat mencurigakan tersebut, yang terungkap selang beberapa hari setelah kasus bom Boston. Tidak ada indikasi bahwa surat-surat atau paket-paket itu berkaitan dengan peristiwa ledakan Boston.



Menurut pihak berwenang, sering terjadi kasus di mana hasil positif racun risin pada surat ternyata salah. Surat untuk Senator Wicker diuji di laboratorium militer Maryland. Sementara, masih belum jelas di mana tempat uji tambahan surat yang ditujukan kepada Presiden Obama.



Menurut FBI, hasil uji awal atas surat Senator Wicker masih simpang-siur. Surat bagi Obama mengandung �bahan yang pada tes awal terbukti positif mengandung risin,� ujar FBI.



Menurut seorang sumber, sampai Rabu malam, para petugas mengatakan bahwa kadar konsentrasi risin yang ada dalam surat-surat tersebut tidak cukup tinggi untuk bisa membunuh seseorang. Namun, mereka masih menunggu hasil akhir dari tes laboratorium.



Gedung Kongres AS dijaga dengan pengamanan ketat menyusul adanya ancaman bagi para politisi, dimulai dari serangan 9/11, sampai serangan lain seperti kasus anthrax dan penembak jitu.







Like ? Tweet :










Join ? Follow :











R.A. Kartini dan Para Yahudi Belanda





Arrahmah.com 





Surat-surat Kartini yang kental dengan doktrin pluralisme agama, okultisme, dan humanisme ala Theosofi banyak ditujukan kepada sahabat-sahabatnya yang berdarah Yahudi. Siapa saja mereka?



Oleh Artawijaya (*




Lewat sebuah iklan di Majalah De Hollandse Lelie, sebuah majalah wanita yang terkenal pada saat itu dan terbit di Belanda, Raden Ajeng Kartini (1879-1904) berkenalan dengan Estella H Zeehandelaar, seorang perempuan Yahudi pejuang feminisme radikal yang tinggal di Amsterdam, Belanda. Estella- atau yang disebut oleh Kartini dalam surat-suratnya dengan Stella, adalah anak seorang dokter dari keluarga Yahudi. Stella dikenal sebagai pegiat feminisme, sosialisme, aktivis penyayang binatang, dan seorang vegetarian layaknya penganut Theosofi yang cukup berpengaruh saat itu. Stella juga aktif sebagai anggota Social Democratische Arbeiders Partij (SDAP), partai pengusung sosialis-demokrat di negeri Belanda yang ketika itu memperjuangkan sosialisme dan humanisme, termasuk ide-ide tentang kesetaraan gender dan pluralisme.





Perkenalan Kartini dengan Stella berlangsung lewat korespondensi surat-menyurat. Surat pertama ditulis Kartini pada 25 Mei 1899, ketika usianya menginjak 20 tahun. Tak sulit bagi Kartini untuk menjalin hubungan dengan orang-orang Belanda, mengingat sebagai anak priyai Jawa, ia mempunyai akses yang mudah untuk melakukan itu. Teman-temannya semasa di Europese Lagere School (ELS) kebanyakan adalah anak-anak Eropa, khususnya Belanda. Paman dan saudara-saudaranya juga dekat dengan elit Belanda.





Surat menyurat Kartini dengan Stella banyak membicarakan mengenai kebatinan dan keyakinan agama. Dalam surat-suratnya, Stella juga banyak memperkenalkan Kartini dengan berbagai paham modern, terutama mengenai perjuangan wanita dan sosialisme. Mengenai persahabatannya dengan Kartini, Stella pernah menulis surat kepada Ny. Nellie van Koll, tertanggal 28 Juni 1902, yang mengatakan, �Kartini dilahirkan sebagai seorang Muslim, dan saya dilahirkan sebagai seorang Yahudi. Meskipun demikian, kami mempunyai pemikiran yang sama tentang Tuhan��





Dalam suratnya kepada H.H van Kol, anggota Freemason yang juga suami dari Nellie van Kol, tertanggal 10 Agustus 1902, Kartini juga mengatakan; 





�Ia tidak seagama dengan kita, tetapi tidak mengapa. Tuhannya, Tuhan kita semua.� 





Sedangkan kepada Stella, dalam surat tertanggal 6 Nopember 1899, Kartini mengatakan; 





�Ya Tuhanku, adakalanya aku berharap, alangkah baiknya jika tidak ada agama itu, sebenarnya yang harus mempersatukan semua hamba Allah�orang yang seibu sebapak berlawanan karena berlainan cara mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa. Orang yang berkasih-kasihan dengan amat sangatnya, dengan amat sedihnya bercerai berai. Karena berlainan tempat menyeru Tuhan, Tuhan yang itu juga, berdirilah tembok yang membatasi hati yang berkasih-kasihan. Benarkah agama itu restu bagi manusia? Tanyaku kerap kali kepada diriku sendiri dengan bimbang hati...�





Kumpulan surat Kartini kepada Stella Zeehandelaar bisa dilihat dalam korespondensi Kartini periode 1899-1903, yang kemudian dikumpulkan oleh Dr. Joost Cote dan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul; 





�Aku Mau�Femininisme dan Nasionalisme: Surat-Surat Kartini Kepada Stella Zeehandelaar 1899-1903?. 





Buku ini diterbitkan pada 1979 untuk mengenang seabad wafatnya Kartini.





Sosok lain yang menjadi sahabat Kartini adalah Nyonya Rosa Manuela Abendanon Mandri atau sering disingkat Ny. RM Abendanon Mandri. Perempuan berdarah Yahudi, kelahiran Puerto Rico ini adalah istri kedua dari Jacques Henri Abendanon, Direktur Kementerian Pengajaran, Ibadat, dan Kerajinan di Hindia Belanda. Ny. Abendanon disebut oleh Kartini sebagai orang satu-satunya yang banyak mengetahui kehidupan batinnya.Ny. Abendanon juga banyak mengirimkan buku-buku terutama tentang humanisme, diantaranya buku Karaktervorming der Vrouw (Pembentukan Akhlak Perempuan) karya Helena Mercier,Modern Maagden (Gadis Modern) karya Marcel Prevost, De Vrouwen an Socialisme (Wanita dan Sosialisme) karya August Bebel dan Berthold Meryan karya seorang sosialis bernama Cornelie Huygens. Kartini juga membaca buku De Stille Kraacht (Kekuatan Gaib) karya Louis Coperus.





Surat-surat Kartini dengan RM Abendanon kemudian diterbitkan pada 1911 oleh Kartini Fonds, sebuah lembaga yang dibentuk oleh seorang humanis yang juga terlibat dari Gerakan Politik Etis, Conrad Theodore van Daventer. Kumpulan surat tersebut kemudian diberi judul �Door Duisternis tot Licht�, yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Sastrawan anggota Theosofi, Armijn Pane dengan judul �Habis Gelap Terbitlah Terang�.





Majalah Tempo, 12 Oktober 1987, mengulas mengenai terbitnya buku yang berisi surat menyurat Kartini dengan Ny. RM Abendanon dan J.H Abendanon. Majalah Tempo menulis, tak semua surat-surat Kartini ditampilkan dalam buku tersebut. Stella, yang diduga memiliki sedikitnya 20 surat Kartini, hanya meminjamkan 14 pucuk. Annie Glaser, sosok yang disebut dalam surat Kartini, yang menceritakan spiritualisme gaib, bahkan sama sekali menolak meminjamkan surat-srat Kartini yang ada di tangannya untuk dipublikasikan.





Sejumlah surat lainnya, diterbitkan namun sudah diedit dan dipotong oleh Ny. Abendanon. Inilah yang menjadi pertanyaan sebagaimana diajukan oleh Dr.Th Sumarna dalam bukunya �Tuhan dan Agama dalam Pergulatan Batin Kartini�, entah dengan alasan apa surat-surat Kartini yang berisi yang berisi pengalamannya dalam dunia okultislme dan mistisisme �disensor� oleh Abendanon? Keterangan mengenai kepercayaan Kartini terhadap okultisme hanya didapat dari surat-suratnya yang ditujukan kepada Stella dan keluarga Van Kol. Seperti diketahui, okultisme banyak diajarkan oleh jaringan Freemasonry dan Theosofi, sebagai bagian dari ritual perkumpulan mereka.





Cerita mengenai okultisme sempat disinggung oleh Kartini dalam suratnya, 15 Juli 1902. Kartini menulis;





�Mengenai spiritisme yang dianutnya (Tuan Van Kol, pen) dengan setia, sudah diceritakan Annie kepada Nyonya, bukan? Saya senang sekali bahwa diperkenalkan dengan kepercayaan itu, tidak untuk memanggil rohnya, tetapi mengenai indahnya kepercayaan itu. Ajaran itu mendamaikan kami banyak hal, yang tampaknya ketidakadilan berat dan memberikan hiburan, bahwa kegagalan kami sekarang dalah penebusan dosa dalam kehidupan sebelumnya�kami sungguh-sungguh tercengang. Tuan Van Kol mengatakan bahwa dia dan istrinya melalui spiritisme memperoleh banyak nasihat dari dunia arwah.�





Tuan dan Nyonya Abendanon adalah sahabat karib Snouck Hurgronje. Atas saran Snouck-lah, Tuan Abendanon, yang juga berdarah Yahudi, yang saat itu menjabat sebagai Direktur Pengajaran, Ibadah, dan Kerajinan di Hindia Belanda, diminta untuk mendekati Kartini bersaudara. Snouck yang ketika itu menjabat sebagai Penasehat Pemerintahan Hindia Belanda, meminta Abendanon agar menaruh perhatian lebih kepada Kartini. Tujuannya adalah, merekrut sebanyak mungkin anak-anak priayai agar tercapai proses asimiliasi antara kebudayaan Barat dan pribumi.





Kepada Ny. Abendanon, Kartini pernah menitip pesan agar menanyakan hal yang berkaitan dengan hukum Islam. Kartini menganggap Snouck sebagai orang yang paham Islam, padahal sesungguhnya seorang orientalis yang pura-pura mendalami Islam. Kartini menulis; 





�Apabila bila Nyonya bertemu dengan teman Nyonya Dr Snouck Hurgronje, sudikah nyonya bertanya kepada beliau tentang hal berikut: Apakah dalam agama Islam juga ada hukum akil balig seperti yang terdapat dalam undang-undang bangsa Barat? Ataukah sebaiknya saya memberanikan diri langsung bertanya kepada beliau? Saya ingin sekali mengetahui sesuatu tentang hak dan kewajiban perempuan Islam serta anak perempuannya. Bagaimana undang-undang agama mereka? Suatu hal yang bagus sekali, saya malu bahwa kami sendiri tidak tahu tentang hal itu��





Nama-nama lain yang menjadi teman berkorespondensi Kartini adalah Tuan H.H Van Kol (anggota Freemason), Ny Nellie Van Kol, Ny M. C.E Ovink Soer, E.C Abendanon (anak J.H Abendanon), dan Dr N Adriani. Kepada Kartini, Ny Van Kol banyak mengajarkan tentang Bibel dan spiritualisme, sedangkan kepada Dr N Adriani, Kartini banyak mengeritik soal zending Kristen, meskipun dalam pandangan Kartini semua agama sama saja.





Ridwan Saidi dalam buku Fakta dan Data Yahudi di Indonesia memiliki cerita lain. Ridwan mengatakan, sebagai orang yang berasal dari keturunan priayi atau elit Jawa dan mempunyai bakat yang besar dalam pendidikan, maka Kartini menjadi bidikan kelompok Theosofi, sebuah kelompok yang juga banyak digerakkan oleh orang-orang Belanda saat itu. Dalam catatan Ridwan Saidi, orang-orang Belanda gagal mengajak Kartini berangkat studi ke negeri Belanda. Karena gagal, maka mereka menyusupkan ke dalam kehidupan Kartini seorang gadis kader Zionis bernama Josephine Hartseen.Hartseen, menurut Ridwan adalah nama keluarga Yahudi.





Tulisan ini bisa dibilang adalah pengantar bagi mereka yang ingin meneliti secara serius dan mendalam tentang bagaimana pemikiran dan paham keagaaman Kartini, dan sejauh mana para keturunan Yahudi tersebut mempengaruhi pemikirannya? Dalam buku �Gerakan Theosofi di Nusantara�, penulis menyimpulkan bahwa corak pemikiran dan keagamaan Kartini sangat kental dengan muatan Theosofi. Itu tercermin dari surat-suratnya dan pertemanannya dengan para Yahudi Belanda. Namun, bisa saja data yang tak terungkap lebih banyak, mengingat surat-menyurat Kartini tak semuanya diterbitkan, dan sebagian entah kemana�



*Penulis buku �Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara�, Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2010.







Like ? Tweet :










Join ? Follow :











Dzhokhar Tsernaev Dimata Teman-temannya




Dzhokhar Tsernaev


Dzhokhar Tsernaev menurut beberapa rekannya adalah orang yang periang dan membumi. Selama kuliah di Universitas Massachusetts, di Dartmouth Massachusetts, Dzhokhar tinggal di lantai tiga asrama Pine Dale.



Harry Danso,yang tinggal di lantai itu mengisahkan terakhir dia melihat Dzhokhar di lorong asrama pekan ini. "Dia anak yang biasa, anaknya kalem," kata Danso.



Pihak universitas tak mau menyebutkan di jurusan apa, Dzhokhar menekuni studinya. Namun, ayahnya Anzor Tsarnaev kepada AP mengatakan bahwa anak lelakinya itu menjadi mahasiswa jurusan medis.



The New York Times melaporkan dari transkrip penilaian universitas terungkap bahwa dia gagal dalam banyak mata kuliah. Dalam dua semester di 2012 dan 2013, dia mendapat tujuh nilai buruk, termasuk nilai F untuk mata kuliah, Prinsip-prinsip Kimia Modern, Intro Politik Amerika, dan Kimia Lingkungan.



Menurut Deana Beaulieu, 20 tahun, yang tinggal dua blok dari rumah tersangka di Norfolk Street, dia satu sekolah dengan Dzhokhar saat SMA dan berteman dengan saudara perempuannya.



Menurut Deana, Dzhokhar tak pernah mengungkapkan apapun tentang pandangan politiknya. "Aku pikir dia akan melanjutkan ke perguruan tinggi, tapi apa yang dilakukannya kini. Aku tak mengerti apa yang terjadi, apa yang membuatnya berbuat seperti itu," kata dia.



Florida Addy, 19 tahun, mengatakan, dia tinggal di asrama yang sama dengan Dzokhar tahun ini dan berada di lantai yang sama pada tahun lalu. Dia kerap menyebut Dzokhar "drug", kata Russia untuk teman, kata yang pernah diajarkan Dzhokhar padanya.



Addy mengatakan dia bertemu Dzhokhar pada pekan lalu, saat dia diberi rokok dari Dzhokhar. Mereka juga biasanya nongkrong di kamarnya atau di apartemen New Bedford tempat mahasiswa Rusia yang dikenalnya tinggal.



Addy menggambarkan Dzhokhar adalah orang yang membumi dan hangat, namun sedikit misterius. "Dia anak baik.Dia cool. Aku syok," ujarnya.



Adapun Tim Kelleher, seorang pelatih gulat di sebuah sekolah yang pernah berkompetisi pada 2010 melawan tim Dzhokhar mengatakan, anak muda itu adalah pegulat tangguh, dan dia tak pernah mendengar pandangan politik Dzhokhar.



"Dia anak yang tegar, solid, namun pendiam," kata Kelleher.



Di kampung halamannya, Dzhokar tergolong anak periang. Hal tersebut nampak ketika dia mengunggah foto bersama rekannya di laman Vkontakte atau Facebook ala Rusia. Banyak orang tak yakin bagaimana dia bisa terlibat dalam pengeboman di Boston, Amerika Serikat.



BOSTON CHRONICLE | AP





Like ? Tweet :
Join ? Follow :

Tidak Ada Korban Nyata, Semua �Aktor� sudah Dipersiapkan?











�Crisis Actors� atau Aktor Krisis (pada peristiwa-peristiwa tragis) yang diperankan oleh para korban-korban sudah merajalela di setiap tragedi fatal dan mengerikan dalam semua agenda pemerintahan AS.



Dan oh ya, tolong hentikan mengatakan bahwa orang di kursi roda adalah Nick Vogt � tidak. Perbandingan foto yang saya lakukan MEMBUKTIKAN semua itu. Yup, Second Lt. Nicholas Vogt, atau Letnan Dua Nicholas Vogt (panggilan: Nick)



Di sini kita meskipun memiliki situs �alternatif� pada posting di beberapa thread tentang �Krisis Aktor� dan luka palsu di Boston. Berikut ini yang diposting pada Godlike Productions.



Ini dua kali lipat telah menghina banyak orang rata-rata karena mengklaim korban sedang berpura-pura mengalami luka yang sangat mengerikan dan ternyata adalah benar-benar seorang veteran perang.







Foto diatas dicari dan didapat oleh berbagai forum-forum di internet, lalu digabungkan.



Setelah foto tersebut beredar luas, barulah dalam beberapa hari (tepatnya sekitar 2 hari) sejak kejadian, ada foto orang tersebut ikut diunggah ke website berita. Namun tak ada satupun dari foto yang dibilang oleh website-website itu sebagai orang yang asli, terlihat dengan pose seluruh badan, tetap hanya dari pinggul keatas.



Tapi lepas dari semuanya, namun foto Nicholas Vogt tersebut tetap memiliki beberapa keanehan, diantaranya:



1. Tidak terlihat darah berceceran, bahkan setetes pun darah tak keluar dari luka buntung tersebut. Hingga bekas jalan yang dilaluinya (track) kursi roda diaspal jalanan, tetap bersih dari darah.



2. Korban tetap sadarkan diri, karena dalam situasi dan kondisi yang sebenarnya, tak mungkin dengan buntungnya kaki, korban tetap sadar! Minimal ia akan pingsan.



3. Standar pertolongan pertama yang tak lazim, karena pertolongan pertama dari seorang korban seharusnya ia menggunakan tempat tidur yang ada di ambulans sebagai standar pertolongan orang yang sakit, bukan dengan kursi roda! Ini justru mengindikasikan bahwa mereka sedang melalukan �akting� agar semua tv dan orang dapat melihat kejadian tragis tersebut.




Jadi walaupun foto perbandingan kedua orang itu bukan dari orang yang sama, dan apapun alasannya, foto tersebut tetap memperlihatkan banyak kejanggalan, bahkan sangat janggal.









Sedangkan peledaknya dilaporankan terdiri dari paku dan bantalan bola sebagai pecahan peluru, lalu dimasukkan di dalam kompor bertekanan tinggi. Lalu, mengapa ledakan itu bisa membuntungkan kakinya saja, sementara korban lainnya tidak?





�Kami mulai mengeluarkan torniket (sejenis tali darurat untuk mengikat luka amputasi) dan mulai mengikat kaki. Banyak orang teramputasi. � Setidaknya 25 sampai 30 orang telah kehilangan satu kaki hilang, atau pergelangan kaki hilang, atau dua kaki hilang. � Roupen Bastajian, seorang polisi negara bagian dari Smithfield



Pada serangan itu dikabarkan ada dua bersaudara masing-masing kehilangan satu kaki dalam serangan tersebut, ternyata kabar bohong.



Mirip seperti beberapa tahun lalu seorang pria dengan nama Phil Jayhan menghubungi saya (Scott Creighton) tentang penelitian tragedi 9/11.



Aku agak dikenal dalam �Gerakan Kebenaran� (the Truth movement) dan ia ingin melihat apakah dia bisa membuat saya untuk percaya pada teorinya bahwa sebenarnya tidak ada korban pembajakan dan korban lain yang diekspos dalam peristiwa serangan pada 9/11, itu semua hanya agar membangkitkan tragedi Menara Kembar WTC benar-benar nyata.







�Aku tak percaya hingga bukti-buktinya dipaparkan yang terdiri dari beberapa gambar dari berbagai korban yang mirip dan menyerupai manusia yang masih hidup lainnya. Sayapun takjub, tak perlu dikatakan, saya sangat percaya.� ujar Scott Creighton.




�Sekitar seminggu yang lalu saya googling �FDNY/9/11? dan menemukan sebuah forum yang disebut LetsRoll. Dijalankan oleh Phil Jayhan.


Berpikir ini adalah situs pro FDNY, maka saya mulai membaca posting oleh Phil dan beberapa orang lain dan segera sayapun menjadi �jijik�. Saya adalah seorang pensiunan NYC Firefighter terkejut, bahwa tidak hanya satu tapi banyak orang percaya bahwa pemadam kebakaran tidak ada yang terbunuh pada 9/11 di World Trade Center sebenarnya menipu dan mengumpulkan anggota yang tewas sebelumnya dan memanfaatkan kematian mereka untuk sementara ini disembunyikan.� GLP 2011



Jadi peristiwa Boston Marathon ada miripnya dengan peristiwa 9/11, adanya �penyebaran� banyak aktor untuk diwawancara oleh media-media �sekutunya�.



Namun info ini sudah berjalan dan sangat menghina kepada kesalahan informasi yang telah mengakar, mungkin karena begitu sangat menyinggung.



Ya, ada hal-hal seperti �Aktor Krisis� (Crisis Actors) dan ya, sepertinya satu atau dua peristiwa korban massal dalam operasi �Gladio Amerika� (American Gladio Operation) saat itu dipentaskan secara teatrikal � �the Wag Dog� production, jika Anda mau.



Tapi itu tidak berarti bahwa mereka semua atau bahwa dari setiap peristiwa yang terjadi harus disaring dan melalui doktrin akan tidak dapat lolos informasinya ke publik.







Anda akan melihat beberapa foto grafis dalam artikel ini dan bukti yang jelas telah menunjukkan bahwa kecuali perencana dari peristiwa sinetron �the Wag Dog� telah menjadi jauh lebih baik daripada �tunggangan� mereka.



Bukti adanya �Crisis Actors� lainnya adalah foto wanita dibawah ini, ia adalah seorang guru bernama Dawn dan telah tewas dalam tragedy penembakan 12/04 disebuah sekolah di AS. Tapi fotonya muncul lagi sebagai korban Bom Boston Marathon 15 April lalu, dan kini bernama Donna! Berikut fotonya yang sempat diabadikan saat tayang di televisi:







Tampaknya ini semua adalah peristiwa nyata dengan bahan peledak nyata (meskipun akan terlihat bahwa low explosive yang digunakan sebagai titik sandiwara telah dimulai) walaupun diantara para aktor dan aktris itu, tetap ada korban-korban yang sebenarnya, yaitu orang-orang yang tak bersalah dan yang tak mengetahui apa-apa...



[indocropcircles/bombostonconspiracy]







Like ? Tweet :










Join ? Follow :











Inilah Fakta Teori Konspirasi Bom Boston

SETIDAKNYA ada lima intel militer swasta AS yang beroperasi di tempat kejadian ledakan bom di maraton Boston. Mereka semua membawa ransel hitam yang terlihat sangat mirip dengan ransel yang membawa bom pressure cooker, seperti dikonfirmasi NaturalNews pada Kamis (18/4/2013).



Media mainstream AS kabarnya benar-benar menyensor penyebutan intel �Craft�, berpura-pura seakan mereka bahkan tidak ada. Hanya media alternatif yang melakukan jurnalisme investigatif nyata pada berita pengeboman tersebut.



Dengan posting peneliti di 4Chan, ditambah analisis NaturalNews, ditemukan sebuah titik terang baru seperti yang bisa dilihat dalam foto-foto di bawah ini.



Siapa orang ini dan apa yang dia pegang di tangannya?



Berikut foto setelah ledakan bom pertama. Banyak orang bertanya, �Siapa orang ini?� dan mengapa ia mengenakan sepatu tempur dan celana militer? Lebih penting lagi, apa yang dia bawa di tangannya?










Dengan sedikit riset, NaturalNews mengkonfirmasi benda ini adalah sebuah perangkat �Inspector Radiation Alert� yang dapat mendeteksi jenis radiasi yang akan diproduksi dalam serangan bom kotor atau serangan nuklir:



Segala macam pertanyaan segera bermunculan, seperti: Siapa yang mempekerjakan orang ini? Berada di pihak siapakah dia? Kenapa dia mengantisipasi kebutuhan untuk detektor radiasi nuklir? Jenis operasi militer swasta apa yang secara rutin membawa gadget mahal seperti itu?



Empat intel lainnya dengan seragam yang sama persis.



Melalui foto-foto berikut, didapati ada 4 intel militer swasta lainnya dengan pakaian yang sama: sepatu tempur berwarna coklat, celana militer coklat, jaket hitam, ransel hitam dan alat komunikasi taktis.



Berikut adalah gambar tiga orang diantaranya yang bereaksi terhadap ledakan. Yang di tengah adalah orang yang sama dalam foto dengan detektor radiasi, di atas:













Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam gambar ini:



1) Ketiga orang itu tampak terkejut, bahkan terguncang oleh ledakan bom. Ini mungkin menunjukkan sesuatu yang bertentangan dengan pengetahuan mereka tentang pemboman.



2) Benda di tangan kanan pria yang di tengah mungkin menyerupai pistol kecil, tapi tidak ada operasi militer swasta yang sangat terlatih yang akan membawa pistol dengan �menjepit� pegangan seperti yang ditampilkan dalam foto itu. Sebuah pegangan yang benar pada pistol jauh lebih dalam ke telapak tangan. Benda ini kemungkinan besar merupakan detektor radiasi yang sama yang ditunjukkan seperti gambar di atas, hanya saja diambil dari sudut yang berbeda.



3) Pria di sebelah kiri, seorang pria yang lebih tua, tampaknya memegang benda di tangan kanannya yang sepertinya bisa digerakkan dengan ibu jarinya.



4) Orang di sebelah kanan mengenakan logo tengkorak �Craft� di kemejanya karena jaketnya kebetulan terbuka di foto di bawah ini.



Berikut perbandingan foto logo �Craft� pada kemejanya:















Berikut adalah dua intel lainnya di tempat kejadian, mengenakan seragam yang sama persis: - Jika dilihat, topi yang sama dari orang-orang ini dengan jelas memperlihatkan logo tengkorak �Craft� pada topi:


















Penembak jitu angkatan laut SEAL, Chris Kyle, juga anggota dari �Craft�. Dia dibunuh oleh salah satu teman dekatnya beberapa bulan yang lalu. Munculnya intel �Craft� saat bom maraton Boston menimbulkan pertanyaan baru tentang kematian Chris Kyle.


Berikut Chris Kyle di TV nasional AS yang mengenakan topi �Craft�:














Berikut moto Craft, yang mengatakan �Kekerasan memecahkan masalah.�








b9








Tas bom Boston menyerupai ransel hitam yang dikenakan oleh intel �Craft�.







Di sini, ransel yang membawa bom pressure cooker terlihat sangat mirip dengan ransel hitam yang dikenakan oleh intel-intel Craft


b10












Berikut tampilan lain logo tengkorak �Craft� pada kemeja pelatihan yang diambil dari situs mereka sendiri:







b11




Foto ini menunjukkan para intel dalam sebuah pameran. Semua orang memakai sepatu tempur dan celana coklat:










Apa artinya semua ini? Mungkinkah foto orang-orang pada acara tersebut hanyalah sebuah teori konspirasi?





Jika iya, dalam pekerjaan polisi, ini akan disebut sebagai �bukti�, dan orang-orang dalam foto ini harusnya menarik perhatian.





Namun media mainstream dan seluruh aparat penegak hukum AS saat ini seakan berpura-pura bahwa orang-orang ini tidak ada. Mungkin juga itu konspirasinya.





Bagaimanapun, masyarakat AS mengetahui bahwa intel �Craft� tidak bekerja secara gratis. Mereka bukan kelompok relawan. Mungkin ada yang membayar mereka untuk berada di acara tersebut. Namun, ini juga bukan pertama kalinya �Craft� muncul di acara besar AS.










Siapa yang membayar �Craft� untuk berada di sana? Dan apa misi mereka?





Mengapa keberadaan mereka di acara maraton Boston seakan disembunyikan? Mengapa mereka bukan �orang yang berkepentingan� dalam penyelidikan?





Mengapa mereka membawa detektor radiasi? Apa yang ada di ransel mereka?





Apa motif pembom dalam menggunakan bom pressure cooker ? Yang instruksi pembuatannya banyak tersebar di google dan juga tampil dalam edisi pertama majalah Al-Qaeda berbahasa Inggris �Inspire� tahun 2010.





Faktanya, banyak media AS yang seakan menolak mengakui keberadaan intel militer swasta itu dalam ledakan bom Boston.





Dan di tengah banyaknya spekulasi mengenai bom Boston, Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Scot Marcel, telah menyatakan bahwa peristiwa bom Boston adalah murni tindakan kriminal (dan bukan �terorisme�).





�Ini (bom Boston) adalah tindakan kriminal. Ini tidak ada hubungannya dengan agama,� ujar Scot Marciel di rumah Kedutaan AS, Jalan Suropati, Menteng, Jakarta Pusat.









Like ? Tweet :










Join ? Follow :













Friends

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. test - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger